Bacaan Doa Dan Adab Bangun Tidur Yang Disunnahkan Rasulullah SAW

Doa Sebelum dan Sesudah Bekerja, Baca agar Diberi Kelancaran!

Tidur merupakan salah satu bentuk istirahat terbaik bagi tubuh yang mampu mengembalikan lagi stamina dan energi seseorang. Allah SWT memberi nikmat tidur bagi umatnya supaya keesokan harinya dapat kembali beraktivitas dengan baik.

Perlu diketahui bahwa Allah SWT menjadikan tidur bagi manusia sebagai tanda kekuasaan-Nya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Quran Surah Ar-Rum ayat 23, yang artinya :

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu diwaktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.”

Sebagai bentuk nikmat Allah SWT, maka setiap muslim dianjurkan untuk selalu mensyukurinya melalui doa. Seperti yang diajarkan baginda Rasulullah SAW kepada umatnya untuk selalu membaca doa dalam hal apapun, termasuk setelah bangun tidur. Selain itu, terdapat juga amalan-amalan mengenai adan bangun tidur yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Untuk lebih lengkapnya, berikut dibawah ini ulasan bacaan doa bangun tidur dan adab yang disunnahkan Rasulullah SAW :

  1. Bacaan Doa Bangun Tidur

Bangun dalam keadaan sehat wal afiat dan dapat kembali beraktivitas merupakan anugerah dari Allah SWT. Karena itu, sudah sepatutnya setiap muslim mensyukurinya dengan membaca doa bangun tidur sebagai berikut :

“Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur.”

Artinya : “Segala puji bagi Allah, yang sudah membangunkan kami selepas menidurkan kami, serta terhadap-Nya lah kami dibangkitkan.” (HR. Bukhari).

Berdasarkan doa bangun tidur dan artinya diatas dapat dipahami bahwa satu-satunya Dzat yang mampu menidurkan atau mematikan makhluknya kemudian menghidupkannya kembali hanya Allah SWT.

  1. Adab Bangun Tidur Yang Disunnahkan Rasulullah SAW

Selain membaca doa, ketika bangun tidur juga setiap muslim hendaknya menerapkan beberapa adab Islam yang dianjurkan untuk dilakukan ketika bangun tidur.

Berikut adab-adab bangun tidur yang dianjurkan untuk diterapkan :

  • Mencuci Tangan Dan Mengusap Wajah

Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Jika salah seorang diantara kalian bangun dari tidurnya, maka janganlah mencelupkan tangannya kedalam bejana sebelum dia mencucinya 3 kali. Karena dia tidak mengetahui dimana letak tangannya semalam berada.” (HR. Bukhari dan Muslim).

  • Bersiwak

Dari Hudzaifah bin Al Yaman RA, beliau mengatakan :

“Biasanya Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam jika bangun dimalam hari beliau menggosok-gosok mulutnya dengan siwak.” (HR. Bukhari No. 245, Muslim No. 255)

  • Berwudhu

Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Setan mengikat tengkuk kepala seseorang diantara kalian ketika sedang tidur dengan tiga ikatan. Pada setiap ikatannya ia mengatakan : ‘Malammu masih panjang, teruslah tidur’. Maka jika orang tersebut bangun, kemudian ia berdzikir kepada Allah, terbukalah satu ikatan. Kemudian jika ia berwujud terbukalah satu ikatan lagi. Kemudian jika ia sholat maka terbukalah seluruh ikatan. Sehingga ia pun bangun dalam keadaan bersemangat dan baik jiwanya. Namun jika tidak melakukan demikian, maka ia biasanya akan bangun dalam keadaan buruk jiwanya dan malas.”

(HR. Bukhari No. 1142, dan Muslim No. 776).

  • Menyegerakan Shalat

Menyegerakan Shalat ini dilakukan jika seorang Muslim terbangun dimalam hari atau diwaktu subuh, maka hendaknya dia bersegera mengerjakan shalat dan tidak menunda-nundanya supaya tidak terus tenggelam dalam rasa malas dan kantuk.

Al ‘Aini berkata :

“Hendaknya orang yang bangun tidur bersungguh-sungguh untuk segera mengerjakan shalat fajar (subuh), sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas kehidupan yang Allah berikan dan atas dikembalikannya ruh ke dalam tubuh kita. Dan hendaknya ia memahami bahwa hal itu merupakan nikmat yang besar.”

 

You May Also Like

About the Author: penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *