5 Jenis Vaksin Untuk Melawan Virus SARS-Cov-2

Ini Update Virus Corona dan Kategori Identifikasinya

Harapan semua orang merupakan vaksin yang paling efektif melawan virus corona. Hingga saat ini ada sekitar lebih dari 100 tim ilmuwan di seluruh dunia sedang bekerja untuk mengembangkan serta menguji vaksin yang mampu melawan dengan cepat virus SARS-Cov-2. 

Setelah vaksin covid 19, dan bisa di distribusikan. Anda bisa mendapatkannya secara mudah dengan melalui halodoc. Pasalnya Halodoc memberikan berbagai informasi, konsultasi dokter hingga Anda bisa mencari vaksin yang sesuai kebutuhan Anda hanya cukup dari rumah.

Berikut dibawah ini 5 jenis vaksin untuk melawan virus SARS-Cov-2 diantaranya yaitu : 

  • Virus Yang Tidak Aktif

Virus yang tidak aktif merupakan vaksin dengan memanfaatkan virus yang dibunuh. Ilmuan biasanya menggunakan bahan bahan kimia berupa formaldehida saat membunuh virus yang akan dijadikan bahan vaksin. Kelebihan vaksin tidak aktif ini dapat diberikan pada orang orang dengan sistem kekebalan yang lemah, sehingga berbeda dengan vaksin virus hidup.

  • Virus Hidup Yang Dilemahkan

Vaksin virus hidup yang dilemahkan tidak bisa menginfeksi sel dan bereproduksi secara efektif karena berasal dari virus yang dilemahkan secara genetik. Kandidat Vaksin Covid-19 dari jenis ini menggunakan pendekatan rekayasa genetika berteknologi tinggi yang disebut dengan codon deoptimization, dimana jenis virus ini dibangun kembali dari awal dengan menggabungkan mutasi yang ditargetkan. Sepertinya tidak ada satupun dari prototype vaksin untuk SARS-CoV-2 yang telah berhasil diuji coba pada manusia. 

Yang menjadi kelebihan vaksin ini adalah mirip dengan infeksi nyata dan biasanya mampu memberikan perlindungan jangka panjang, bahkan hingga seumur hidup setelah menerima satu dosis. 

  • Protein Submit

Vaksin protein submit merupakan jenis vaksin yang menargetkan bagian dari virus. Dengan vaksin jenis ini, protein akan dibuat diluar tubuh. Seperti yang diketahui bahwa dalam kasus SARS-CoV-2, biasanya bagian dari virus yang menjadi target adalah protein spike. Pembuatan protein secara tradisional dengan cara memecah seluruh virus dengan menggunakan pelarut seperti eter hingga menjadi beberapa bagian. 

Tetapi sekarang bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi genetik rekombinan, dimana gen untuk protein dimasukkan kedalam organisme lainnya untuk menumbuhkan protein dalam jumlah yang banyak. Yang menjadi kelebihan dari vaksin ini adalah bisa diproduksi lebih cepat daripada vaksin hidup. 

  • Partikel Mirip Virus

Vaksin yang menggunakan partikel mirip virus ini merupakan kelas khusus dari subunit vaksin. Protein pada vaksin itu sendiri dirakit menjadi partikel buatan yang dimaksudkan supaya terlihat seperti virus bagi sistem kekebalan tubuh manusia. Mereka akan mengikat lalu memasuki sel sel seperti virus. Beberapa vaksin di pasaran yang menggunakan VLP seperti diantaranya vaksin HPV (Human Papilloma Virus) dan Hepatitis B.

Yang menjadi kelebihan vaksin ini adalah dapat menghasilkan respon imun yang lebih kuat dibandingkan dengan vaksin subunit. Produksinya juga jauh lebih cepat dibandingkan vaksin tradisional.

  • Vektor Virus Yang Tidak Mereplikasi

Vektor virus yang tidak mereplikasi merupakan virus ‘pembawa’ yang tidak menyebabkan penyakit. Tetapi vector virus bisa direkayasa untuk membawa virus seperti SARS-CoV-2. Vektor virus merupakan virus yang telah direkayasa secara genetik sehingga tidak bisa mereplikasi serta menyebabkan penyakit. 

Yang menjadi kelebihan dari vaksin ini adalah dapat menghasilkan respon imun yang lebih kuat dibandingkan protein submit. Beberapa jenis vaksinnya tidak perlu disimpan pada suhu yang sangat rendah (menurut perusahaan CanSini yang berbasis di China), sehingga daerah tropis bisa menggunakannya dengan sumber daya terbatas. 

Selain itu masih ada jenis vaksin lainnya untuk melawan virus SARS-Cov-2 seperti mereplikasi vector virus yang memiliki kelebihan mirip dengan infeksi nyata dan mengindukasi respons imun yang lebih kuat dan lebih luas. 

 

You May Also Like

About the Author: penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *